Hampir semua orang pasti suka ngemil. Kamu juga pasti suka, kan? Termasuk aku juga. Meskipun banyak yang bilang kalau kebiasaan ngemil bisa bikin badan jadi ‘gendut’, tapi tidak banyak orang yang bisa menahan godaan dari cemilan walau makanan ringan sekalipun.

Biasanya, cemilan yang banyak disukai orang adalah keripik, kue kering, makanan manis, dan masih banyak lainnya. Padahal, jenis makanan itu mengandung kalori tinggi. Yaah, mau gimana lagi? Ngemil memang sangat nikmat.

Membahas tentang cemilan, membuatku menemukan sebuah ide brilian yakni membuat cemilan sendiri. Kali ini aku ingin membuat ‘bola ubi kopong’. Kamu pasti tahu kan jenis cemilan ini?

Sebenarnya, bola ubi kopong ini cukup viral di tahun 2017, loh. Tapi aku baru bisa membuatnya tahun ini (hehe). Dulu, aku pernah memesannya di aplikasi ojek online dengan harga 18.000 rupiah. Aku sempat ingin mencoba membuatnya sendiri di kos, tapi tidak ada waktu.

Akhirnya, tibalah hari ini dimana aku memiliki banyak waktu yang akan aku gunakan untuk membuat bola ubi kopong. Mumpung ada ubi alias ketela di kos, jadi aku akan menyulapnya menjadi bola ubi kopong.

Bahan-bahan yang tersedia di kos hanya ada ubi, gula, dan tepung tapioka saja. Sedangkan, untuk membuat bola ubi kopong kita memerlukan bahan-bahan seperti ubi, gula, tepung tapioka, tepung maizena, serta baking powder. Tepung maizena dan baking powder aku tidak punya. Terpaksa harus membelinya ke toko terdekat.

Setelah aku membeli bahan yang tidak ada, aku pun mulai menyiapkan semua bahan-bahannya. Aku siapkan wadah, dan semua persiapan yang lainnya.

Lalu, bagaimana cara membuatnya? Kamu penasaran, kan? Oke oke. Aku akan tulis disini. Sabar ya teman.

Pertama-tama, bersihkan ubi jalar. Boleh dikupas terlebih dahulu atau tidak. Kemudian, kukus hingga matang. Berhubung aku tidak punya alat untuk mengkukus (maklum anak kos), jadi aku memanfaatkan ricecooker.

Setelah ubi matang, letakkan dalam wadah. Hancurkan hingga lembut selagi panas agar lebih mudah. Setelah halus, dinginkan selama beberapa menit sebelum memasukkan tepung dan bahan-bahan lain. Kenapa harus menunggu dingin? Karena kalau misalkan memasukkan tepung tapioka ke dalam ubi yang masih panas, maka tepung akan matang dan lengket seperti saat sedang membuat cilok. Jadi lebih baik dinginkan terlebih dahulu.

Selanjutnya, masukkan tepung, gula dan baking powder secara bersamaan. Aduk hingga rata. Kamu bisa menggunakan tangan agar lebih mudah. Aduk terus hingga adonan menjadi kalis. Kemudian, tutup adonan yang telah kalis menggunakan plastik wrap. Tapi sekali lagi, karena aku anak kos jadi aku tidak punya plastik wrap. Aku menggantinya dengan kresek #ups. Diamkan selama satu jam.

Setelah satu jam, bentuk adonan menjadi bulat-bulat. Untuk ukuran sesuai selera. Bisa sebesar bola bekel, kelereng, atau bola tenis (just kidding), yang pasti jangan terlalu besar ya supaya cepat matang.

Panaskan minyak goreng. Setelah panas, matikan kompor. Masukkan bola-bola ubi ke dalam minyak goreng, kemudian nyalakan kompor kembali namun dengan api kecil saja.

Nah, cara menggorengnya sendiri harus menggunakan teknik yakni di aduk atau dibolak balik terus dan jangan didiamkan. Hal ini agar bola ubi matang secara merata. Jangan lupa untuk menekannya agar menjadi kopong.

Balik terus sampai matang. Memang sih bikin pegel, tapi demi hasil yang bagus aku rela menggoreng bola ubi dalam waktu lama. Setelah berubah warna menjadi kecoklatan, angkat dan tiriskan.

Kamu bisa memeriksa apakah bola ubi yang kamu buat berhasil atau tidak setelah dalam kondisi dingin.

Untuk bola ubi yang aku buat hari ini ternyata hasilnya tidak mengecewakan, loh. Rasanya enak dan tentu saja isinya kopong. Itu artinya, bola ubi kopong buatanku berhasil. Yeeeyyy.