Krauk..krauk..krauk.. nikmatnya makan nasi ditemani kerupuk. Aku termasuk orang yang suka sekali makan pakai kerupuk. Rasanya enak sekali. Ada sensasi tersendiri saat menggigit kerupuk dan suara krauknya. Bahkan, aku bisa makan dengan lahap.

Kerupuk merupakan salah satu makanan yang terbuat daru bahan tepung-tepungan yang diolah dengan cara dijemur di bawah matahari. Setelah kering, barulah digoreng dengan minyak panas yang sangat banyak.

Ada banyak jenis kerupuk yang bisa dinikmati, misalnya kerupuk udang, kerupuk tempe, kerupuk tahu, kerupuk nasi, dan masig banyak lainnya. Semua jenis kerupuk tersebut memiliki rasa gurih, renyah, dan enak.

Dibalik rasanya yang enak, kerupuk ternyata menyimpan dampak buruk bagi kesehatan loh. Wah, kalau begini caranya, mau gak mau aku harus berhenti makan kerupuk. Tapi mana mungkin bisa. Kerupuk sudah seperti candu buatku, selalu meras ketagihan.

Lantas, apa saja dampak buruk kerupuk bagi kesehatan? Simak penjelasannya berikut ini.

Menyebabkan Kanker


Biasanya, kerupuk tidak hanya memiliki satu warna saja. Ada juga kerupuk yang memiliki beragam jenis warna seperti merah muda, hijau, kuning, putih, dan banyak lainnya. Warna tersebut bisa menarik perhatian kita sehingga ingin segera cepat-cepat menyantapnya. Tapi eh tapi, dibalik warnanya yang menarik, ternyata mengandung zat pewarna yang bila dikonsumsi berlebihan bisa menyebabkan kanker loh. Waahh.. mengerikan sekali.

Menyebabkan Obesitas


Obesitas atau kelebihan berat badan merupakan salah satu penyakit yang banyak ditakuti. Sebab, selain dapat merusak penampilan, obesitas juga bisa menimbulkan beberapa penyakit berbahaya lainnya. Penyebab obesitas sendiri seringkali diakibatkan oleh kebiasaan makan kita yang kurang sehat. Sering makan makanan berkalori tinggi adalah penyebab utamanya. Walaupun kerupuk tergolong camilan dan tidak mengenyangkan, tapi kalori di dalamnya sangatlah tinggi. Kok bisa ya? Ya iyalah, kerupuk digoreng dengan minyak goreng yang sangat banyak. Seperti yang kita tahu bahwa minyak goreng bisa menyebabkan lemak jenuh yang bisa membuat lemak menumpuk di dalam tubuh dan menyebabkan obesitas.

Merusak Hati


Kerupuk mengandung bahan lilin. Jika bahan tersebut masuk ke dalam tubuh dalam jumlah yang banyak, maka akan berbahaya pada organ tubuh, khusunya hati. Bahkan, dalam jangkan panjang bisa menyebabkan sirosis hati. Bahaya sekali, kan?

Nah, itulah beberapa dampak buruk jika terlalu banyak mengonsumsi kerupuk. Kerupuk memang enak, tapi tidak sehat sama sekali. Sebaiknya, kurangi konsumsi kerupuk agar tubuhmu tetap sehat.