Di jaman yang harus serba cepat ini, mau tidak mau kita harus menggunakan kendaraan bermotor untuk pergi ke suatu tempat supaya cepat sampai, kan? Misalnya seperti mobil atau motor.

Akan tetapi, jika tidak memiliki kendaraan pribadi, transportasi umun sangatlah membantu, contohnya seperti bus kota, angkot, taksi online, ojek online, kereta api, dan masih banyak lainnya.

Sekarang, aku ingin sedikit bercerita tentang pengalamanku bepergian menggunakan transportasi umum, yakni kereta api. Hampir setiap satu minggu sekali aku menggunakan transportasi ini saat mengunjungi pacar tercinta.

Pacarku tinggal di kota Sidoarjo, sementara aku di Surabaya. Saat aku mengunjunginya, aku lebih memilih menggunakan transportasi kereta api karena aku tidak punya kendaraan pribadi.

Selain itu, kalau aku harus memilih transportasi lain seperti bus, aku takut karena menurutku tidak seaman saat aku naik kereta api. Apalagi, baunya yang bisa buat aku mual.

Nah, aku akan cerita tentang macam-macam kereta api yang biasa aku gunakan sebagai transportasi saat pergi ke Sidoarjo. Ada tiga jenis kereta api, diantarannya Komuter, KRD Sidoarjo-Bojonegoro, dan Penataran.

Supaya lebih jelas, aku akan menjelaskan satu persatu. Yang pertama adalah komuter. Komuter adalah jenis kereta api listrik yang memiliki rute Surabaya-Porong.

Kelebihan komuter adalah kondisi di dalam kereta yang bersih dan nyaman. Selain itu, harga tiketnya juga cukup terjangkau yaitu 5.000 rupiah saja.

Tapi, kekurangan dari kereta ini adalah lama. Ya, karena komuter harus berhenti di semua stasiun, walau stasiun kecil sekalipun. Kalau kamu yang buru-buru ingin segera sampai, saya sarankan jangan memilih kereta api ini.

Selanjutnya adalah kereta api KRD. Jenis kereta api ini memiliki rute cukup jauh yakni Bojonegoro-Sidoarjo.

Kelebihan dari jenis KRD adalah harga tiketnya yang cukup terjangkau yakni 6.000 rupiah. Hampir sama dengan komuter. KRD sangat membantu saat kamu sedang buru-buru karena kereta ini hanya berhenti di stasiun besar saja.

Untuk kekurangnya, KRD tidak terlalu bersih. Mungkin karena penumpangnya yang selalu ramai dan rutenya yang cukup jauh.

Jenis kereta api terakhir adalah Penataran. Kereta api penataran hampir sama dengan KRD yakni kereta yang melakukan rute perjalanan cukup jauh antara Surabaya-Blitar. Harga tiket kereta api penataran adalah 10.000 rupiah jika dari stasiun Surabaya Gubeng ke stasiun Sidoarjo.

Kelebihan dari penataran adalah kereta ini cukup cepat hanya sekitar 35 menit saja kamu sudah sampai di Sidoarjo, tentunya dari stasiun Surabaya Gubeng.

Kelemahan kereta ini lebih banyak dibanding kedua kereta sebelumnya. Kereta api penataran sering terlambat kedatangannya, bahkan hingga dua jam. Selain itu, kereta ini juga selalu penuh sehingga banyak penumpang yang harus berdiri. Selain itu, kereta ini juga tidak terlalu bersih tapi ada petugas kebersihan yang akan membersihkannya.

Itulah beberapa penjelasan singkat dari tiga jenis kereta api yang sering aku gunakan sebagai transportasi umum saat mengunjungi pacar tercinta. Untuk jadwalnya, bisa kamu lihat di stasiun yah. Aku tidak ingat (hehe). Semoga membantu.