Hari minggu adalah hari bebas sedunia bagi seorang karyawan sepertiku. Setelah bekerja selama enam hari dalam seminggu, kini waktunya untuk merefresh kembali otak yang sudah penuh dengan pekerjaan agar segar kembali.

Ngomong-ngomong tentang liburan, hari minggu kemarin aku pergi liburan bersama pacar dan keluarganya (keluarganya adalah keluargaku juga hihi) yang terdiru dari om, tante, beserta ketiga anaknya.

Kami pergi ke pemandian air panas padusan Pacet. Sesuai namanya, pemandian air panas ini terletak di Jl. Pemandian Air Panas Blok NO. 02 Pandusan, Padusan, Pacet, Mojokerto, Jawa Timur.

Awalnya, anak tante yang paling bungsu ingin bermain outbond di salah satu wisata anak yang terletak di Sidoarjo. Kebetulan, tempat wisata anak tersebut masih baru sehingga memberikan promosi voucher diskon 50% untuk setiap permainan. Siapa yang tidak ngiler dengan diskon itu?

Akhirnya, berangkatlah kami kesana dengan mengendarai mobil om dan tante. Adik bungsu sudah tidak sabar ingin bermain. Sesampai di tempat wisata anak itu, kami dibuat tercengang. Astaga, ini namanya bukan tempat wisata anak. Gimana tidak? Tempatnya panas, permainannya sedikit dan paling parahnya lagi, sepi pengunjung. Kami semua ngakak di dalam mobil.

Karena tempatnya zonk alias tidak sesuai ekspektasi, kami memutuskan untuk pulang saja. Tapi, adik bungsu merengek minta ke tempat wisata yang lain. Kamipun memutuskan untuk pergi ke Pacet karena pemandian disana lebih bagus. Aku dan pacarku juga belum pernah kesana. Jadi, kami putuskan untuk ikut saja.

Perjalanan yang kami tempuh cukup menantang, karena mendaki gunung lewati lembah #eh bukan, tapi melewati gunung yang berkelok-kelok. Sekitar 2 jam perjalan kami tempuh sebelum akhirnya sampai di pemandian air panas tersebut.

Untuk tiket masuk, orang dewasa dikenakan tarif sebesar 15.000 rupiah, sedangkan anak-anak sebesar 12.000 rupiah. Sementara untuk kendaraan, tarifnya adalah 4.000 rupiah untuk kendaraan roda 4, dan 3.000 rupiah untuk kendaraan roda dua. Lumayan murah, kan?

Setelah memarkirkan mobil, kami masuk ke dalam pemandian air panas. Sebelum ke kolam pemandian air panas, aku dan adil bungsu tertarik untuk masuk ke wisata kelinci. Aku suka sekali kelinci. Lucu dan imut imut seperti aku (haha). Aku jadi teringat kelinciku yang sudah mati, namanya Odhis. Semoga dia tenang di alam sana (amin).

Aku dan adik bungsu masuk ke dalam wisata kelinci untuk bermain dengan kelinci-kelinci lucu. Tiket masuknya sebesar 5.000 rupiah per orang dan mendapatkan satu ikat wortel yang nantinya akan diberikan ke kelinci saat bermain. Aku dan adik bungsu bermain-main dengan kelinci sambil sesekali berfoto. Senang sekali.

Setelah puas bermain dengan kelinci, kami pun masuk ke dalam kolam pemandian air panas. Pengunjungnya sangat ramai. Disana tersedia dua jenis kolam renang, yakni kolam air dingin dan kolam air hangat. Tergantung selera masing-masing orang ingin berenang di kolam yang mana.

Adik bungsu sangat senang. Dia segera mengganti pakaiannya dengan pakaian renang. Aku hanya menemaninya di pinggir kolam saja sambil sesekali mengambil potret dengan pacarku. Aku tidak ikut berenang karena tidak membawa pakaian renang. Dan lagi, aku juga tidak bisa berenang (hihi).

Oiya, disini juga tersedia ban atau pelampung yang bisa digunakan untuk berenang. Untuk menyewa pelampung ini, hanya cukup membayar ongkos sebesar 10.000 rupiah namun syaratnya adalah meninggalkan KTP. Mungkin ini dilakukan demi keamanan.

Lalu, om dan anak pertamanya juga ikut berenang. Melihat mereka berenang, akhirnya pacarku juga ingin ikutan berenang. Padahal, dia tidak pandai dalam hal berenang. Apalagi, kolam renangnya cukup dalam. Mereka berenang bertiga. Tapi, pacarku kalah. Dia kedinginan dan memutuskan untuk berhenti.

Sekitar 2 jam berenang, kami memutuskan untuk pulang. Namun, adik kedua masih ingin bermain di wisata pemetika stroberi yang letaknya di luar kolam pemandian. Kami menuruti keinginannya. Saat ingin membeli tiket masuk, ternyata stroberi yang akan dipetik sudah habis. Zonk lagi deh.

Tapi, disana menyediakan bibit stroberi yang bisa dibeli dan dibawa pulanh untuk ditanam di rumah. Pacarku membelikanku satu bibit yang ternyata sudah berbuah. Harganya sangat murah sekali, yakni 5.000 rupiah untuk satu bibit kecil, sedangakan 40.000 rupiah untuk bibit yang sudah besar.

Setelah puas melihat pohon stroberi walaupun tidak jadi memetik buahnya, kami pun pulang dan tetap melewati gunung yang berkelok-kelok. Kami pulang dengan perasaan senang dan puas. Liburan kali ini sangat menyenangkan.

Nah, bagi kamu yang ingin liburan dan berenang bersama teman, pacar, atau keluarga, kamu bisa berkunjung di wisata pemandian air panas ini. Lokasinya sudah aku tulis di atas yah. Semoga bermanfaat.